TUGAS MATA
KULIAH P. Imam Marzuki, S.ST ., M.T .
PEMANFAATAN
SISTEM OPERASI BERBASIS OPEN SOURCE
MEMBANGUN
WEBSERVER INTRANET DENGAN LINUX
(Studi Kasus
di
Laboratorium Komputer SMP Negeri 38
Seluma
Bengkulu Selatan)
Membangun Web Server intranet adalah suatu cara atau tindakan untuk memecahkan masalah yang di
hadapi sekolah-sekolah yang belum terjangkau jaringan internet. Pada penelitian ini peneliti menggunakan Linux karena dengan menggunakan linux Peneliti dapat menentukan criteria dan bobot yang
di inginkan dalam membangun
Web Server Intranet.
Dalam membangun Web Server Intranet peneliti menggunakan bahasa
pemrograman PHP
dan
database MySQL yang terintegrasi dalam paket XAMPP 1.6.4 untuk linux serta penggabungan teknologi LTSP (Linux Terminal Service Project) dan sistem operasi sever berbasis Linux Ubuntu
10.10
peneliti dapat dengan mudah
dalam membangun web
server intranet.
A.Subjek
penelitian
Seiring dengan peningkatan dan
pengembangan pada SMPN 38 Seluma, maka
dilakukan perbaikan pada jaringan di lab
komputer di SMPN 38 Seluma yang awal nya
belum efektif maka dilakukan perubahan agar dapat meningkatkan
proses
pembelajaran
di
SMPN
38 Seluma
B.Metode Penelitian
dan Pengumpulan
Data
Metode
pengumpulan data yang akan
digunakan dalam menyusun laporan penelitian
adalah
:
1. Metode Observasi
Metode Observasi yaitu pengumpulan data
melalui pengamatan langsung
pada Lab Komputer di SMP N 38 Seluma Kota
Bengkulu.
2. Metode Studi Pustaka
Metode Studi Pustaka yaitu
suatu
usaha mencari informasi atau tulisan dari berbagai
sumber seperti buku/literature dan internet
yang berhubungan dengan Linux
Ubuntu
10.10 dan bentuk penerapanya untuk
membangun komputer server .
C .Software
dan Hardware
Software yang digunakan adalah distro Linux
Ubuntu versi 10.10 (Karmic
Koala) dengan
aplikasi webserver sebagai berikut:
|
1.
|
1. Apache 2.2 webserver
|
|
|
2. MySQL
database server
|
|
|
3. PHP
|
|
|
4. Moodle E-learning
Knkn
|
D.Hardware
Adapun perangkat keras yang digunakan
dalam melakukan penelitian
ini
adalah sebagai berikut :
1. Processor Intel Dualcore
1,7 Ghz
2. Memory RAM 20484Mb
3. Hardisk 80 GB
4. VGA Intel Standard (Onboard)
5. Dalam melakukan
penelitian ini
menggunakan
Ethernet Hub
Merk D-Link.
6. Kabel UTP dan
RJ
45 secukupnya.
1. Analisa
Sistem lama
Pada Lab Komputer di SMPN 38 Seluma
belum memiliki akses internet sehingga
kerap
kali materi pelajaran kurang terupdate
terutama bidang TIK. Metode belajar masih
menggunakan cara lama yaitu per siswa
menggunakan 1 buah komputer tetapi antar
komputer tersebut
tidak bisa
saling
berhubungan dan berbagi file
terutama file-
file materi
pembelajaran sehingga guru
kurang
bisa
mengontrol kegiatan belajar
siswa selama di Lab.
Terlebih lagi jika ada tugas-tugas seringkali
guru
mendikte
satu
persatu soal-soal, ini tentu
memakan waktu dan kurang
efisien. Ditambah lagi sebagian
murid malas untuk mencatat materi
pembelajaran. Jika di Lab mempunyai
sebuah server offline bisa
jadi masalah
ini
bisa
teratasi. Sebagai contoh
jika ada
semacam tugas sekolah,
seorang
guru tinggal menunjukkan file mana yang
harus dikerjakan dan siswa
dapat menjawabnya secara
langsung
dengan mengetikkan jawaban dan disimpan berupa file sehingga lebih efisien. Terlebih lagi fungsi buku
sekarang sudah digantikan dengan BSE (Buku Sekolah
Elektronik) yang gratis
sesuai
instruksi Kemenristek sehingga menghemat anggaran dana untuk
membeli
buku sekolah.
2. Analisa Sistem Baru
Menanggapi permasalahan yang timbul di Lab Komputer tersebut peneliti mencoba
menawarkan
sebuah solusi
atau gagasan
dengan konsep
sederhana,hemat biaya,
tetapi tepat guna dan menunjang kegiatan
belajar
mengajar
di SMP
N
38
Seluma Kota Bengkulu. Untuk itu pensulis
mencoba merancang server offline untuk menggantikan fungsi internet
sehingga
proses pengetahuan
akan
materi pembelajaran dapat terus terupdate
walaupun tanpa koneksi
internet. Server Offline ini
menggunakan Linux Ubuntu 9.10 (Karmic
Koala) yang dikostumisasi menjadi system
operasi
untuk
server offline.
Peneliti
memilih distro Linux Ubuntu karena gratis,
opensource, serta lebih mudah digunakan
karena memiliki support komunitas dan
dokumentasi yang lengkap.
Dalam membangun webserver sekolah
ini secara
garis besar terdiri dari 4 tahap
yaitu ;
1. Persiapan
Adalah tahap
perencanaan meliputi
persiapan
1
PC
server dan
20
unit
PC
client. Pemilihan toplogi jaringan dalam hal
ini menggunakan
topologi star, dilanjutkan
dengan persiapan perangkat keras jaringan
yaitu Hub dan
kabel RJ
45
beserta
konektornya,kabel jaringan
dipasang secara
straight sebanyak 10 pasang. Selanjutnya adalah
mendownload
Sistem Operasi
Ubuntu 10.10 dari situs
www.ubuntu.com/download kemudian
melakukan proses
burning file
iso hasil
download ke dalam media
CD.
2. Instalasi
Dalam tahap ini
adalah instalasi
Ubuntu
10.10 pada PC server. Pada sistem
operasi berbasis Linux minimal memiliki 2 partisi
disini pembagian ya adalah 1024 Megabyte
untuk partisi swap dan 50
Gigabyte untuk partisi /root. Setelah proes instalasi berjalan
dengan lancer selanjutnya
adalah
mengupdate paket
software ke situs
repository ubuntu linux
melalui fasilitas update software menggunakan bantuan synaptic
package manager
yang terdapat
pada Ubuntu 10.10. Dikarenakan PC server ini akan digunakan ebagai web server maka
aplikasi yang ditambahkan adalah Apache
webserver,MySQL,Sisfokol SLTP,Moodle,Senayan Digital
Library,Mediawiki,samba,Ejabred,OpenSS H
dan Buku Sekolah
Elektronik.
3. Konfigurasi
Tahap selanjutnya adalah
Konfigurasi
Jaringan yaitu pemasangan Hub dan kabel jaringan dari port Hub ke masing-masing
PC client , dilanjutkan dengan melakukan setting
IP address pada PC server dan PC
Client.
4. Pengujian
Tahap terakhir adalah pengujian
yaitu
melakukan test akses ke server via browser
Mozilla
firefox atau Google crhome dari masing-masing
PC Client
dan memastikan tidak ada masalah dan Jaringan Web Server
LAB
sekolah SMPN 38 Seluma siap di
operasikan.
Hasil Pembuatan Web Server
SMPN 38
Seluma
Berikut
adalah screeenshoot hasil dari
pembuatan web server dengan Linux
Ubuntu
10.10
